Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) tahun ajaran 2012/2013 dilaksanakan pada Jumat hingga Minggu (7-9/9). Mastama ini merupakan kegiatan tahunan yang di taja oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Riau. kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kampus kepada mahasiswa baru tersebut. Pelaksanaan MASTAMA hari pertama dan ketiga dilaksanakan di Kampus I UMRI, Jl. KH Ahmad Dahlan 88, Pekanbaru, sedangkan pelaksanaan hari kedua diserahkan kepada BEM masing - masing Fakultas. Hari pertama pembukaan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Riau dan diisi dengan materi serta kegiatan seputar pengenalan kampus, hari kedua seputar pengenalan fakultas dan program studi, serta hari ketiga diisi dengan seminar, nontong bareng serta dilanjutkan dengan penutupan. yang mana kegiatan tersebut di ikuti kurang lebih 604 peserta yang tersebar dalam lima fakultas yaitu : Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik serta Fakultas MIPA dan Kesehatan.
Ali Nofiah selaku Menteri Dalam Universitas sebagai Ketua Pelaksana kegiatan Mastama menyampaikan bahwa Mastama 2012
telah berjalan dengan lancar dan keikutsertaan mahasiswa baru 90%.
“syukur Alhamdulillah antusiasme mahasiswa baru 2012 kali ini sangat tinggi dibanding tahun lalu,
sehingga dapat menambah kepemahaman dan aktualisasi nilai-nilai yang
diberikan selama Mastama tersebut”, lanjut beliau.
Selain itu Pimpinan UMRI menghimbau kepada seluruh mahasiswa baru
untuk dapat mengembangkan dan menggali minat dan bakat sesuai bidang
keilmuan masing-masing, sehingga sejalan dengan roadmap dan core academic UMRI yang dilaksanakan melalui pendekatan techno-preneurship (pemanfaatan teknologi dengan nilai-nilai kewirausahaan).
Pada saat penutupan Mastama UMRI 2012, dimeriahkan juga dengan acara
nonton bareng film Sang Pencerah. “Melalui nonton bareng tersebut,
diharapkan agar mahasiswa baru mengetahui dan memahami semangat atau
perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam merintis dan melaksanakan nilai-nilai
Islam yang murni berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah melalui gerakan yang
saat ini dikenal dengan gerakan dakwah Muhammadiyah”, tegas warek III.
0 komentar:
Posting Komentar